Mengapa Dunia panik Wabah E.Coli?

Polda - Bid Dokkes

ecoli02POLDA KEP. BABEL, BID DOKES - E. coli adalah jenis umum dari bakteri yang dapat masuk ke dalam makanan, seperti daging sapi dan sayuran. E.coli adalah singkatan dari Escherichia coli istilah medisnya. Hal yang aneh tentang bakteri - dan banyak bakteri lain - adalah bahwa mereka tidak selalu berbahaya bagi Anda.
Di negara-negara Eropa, bakteri E.Coli telah menjangkiti ribuan orang. Bahkan, telah membuat puluhan orang meninggal dunia. Menghadapi kejadian ini, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau pada masyarakat agar waspada terhadap penyakit akibat bakteri Escherichia Coli (E.Coli) itu.

ecoli01Menurut dari data Kementrian Kesehatan, wabah penyakit ini sebenarnya mulai terjadi di Jerman pada pertengahan Mei 2011. Sampai 2 Juni 2011, Jerman menemukan 520 kasus haemolytic uraemic syndrome (HUS) / diare berdarah dengan 11 kematian. Terdapat 1.213 kasus enterohaemorrhagic Escherichia coli (EHEC), 6 diantaranya meninggal. Artinya, di Jerman terdapat 1.733 kasus dan 17 kematian . Bakteri E.coli dapat ditemukan pada usus manusia dan binatang berdarah panas. Sebagian besar tidaklah berbahaya. Tetapi ada strain tertentu, yaitu enterohaemorrhagic E. coli (EHEC) yang bisa menimbulkan penyakit berbahaya dan mematikan, kejadian di Eropa saat ini.

Seseorang yang diare disertai pendarahan dan jika menderita sakit setelah bepergian dari Jerman atau kontak dengan penderita, segeralah konsultasi kepada dokter atau petugas kesehatan saran Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI dalam rilis nya kepada media tanah air.

Seseorang yang terkena infeksi E. coli mungkin memiliki gejala-gejala ini:

  • kram perut dan nyeri perut
  • mual dan muntah
  • diare kadang-kadang dengan darah di dalamnya

Masa inkubasi bakteri sekitar 6-24 jam hingga akhirnya gejala jadi semakin parah pada tubuh yang terjangkiti. Kalau tidak segera ditangani, gejala terparah bisa mengakibatkan kematian karena dehidrasi berat. Kalau gejala baru muncul 48 jam kemudian, itu berarti bukan akibat bakteri E-coli Tapi pada keadaan khusus, penyakit dapat berlanjut menjadi parah dalam kondisi yang disebut dengan haemolytic uraemic syndrome (HUS). HUS ditandai dengan kegagalan ginjal akut, anemia dan kekurangan trombosit (acute renal failure, haemolytic anaemia and thrombocytopenia). Termasuk juga gangguan neurologis sampai stroke dan koma. Diperkirakan sampai sekitar 10 persen pasien yang terinfeksi EHEC akan berlanjut menjadi HUS yang angka kematiannya berkisar antara 3 – 5 persen.

Untuk mencegah EHEC dan HUS, kuncinya adalah berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Contohnya dengan mencuci tangan pakai sabun setelah buang air besar (BAB) dan sebelum makan. Kemenkes juga memperketat impor dari Eropa dan mengamati warga negara Indonesia sehabis bepergian ke Jerman atau negara Eropa, apabila di bandara atau sesudahnya, mereka mendapat gejala sakit perut, diare hingga diare berdarah. Mereka harus dirujuk ke rumah sakit.
Sementara itu, World Health Organization (WHO) menganjurkan lima kunci untuk keamanan pangan. Yaitu jaga kebersihan, pisahkan bahan mentah dengan makanan matang, masak makanan sampai matang, jaga makanan pada suhu aman dan gunakan air bersih untuk mencuci bahan pangan.



Foto
Artikel Terkait :

» Tiga Perwira Polres Bangka Tengah Berotasi

Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Tiga Pejabat Utama Polres Bangka Tengah yang terdiri dari dua orang Kapolsek dan satu orang Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas berganti, pada hari Kamis (28/5/2020).Sertijab dilaksanakan di halaman Mapolres Bateng dengan...

» Polres Bangka Barat Evakuasi Kecelakaan Tunggal Satu Korban Meninggal Dunia

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- Pihak kepolisian melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan meminta keterangan warga sekitar yang menyaksikan langsung kecelakaan tunggal mobil di Jalan Raya Pangkalpinang – Muntok Ds. Air Belo Kec....

» Cara Agar Anak Disiplin Belajar di Rumah saat Wabah Corona

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- Sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Jambi, dan beberapa daerah lainnya memutuskan untuk meliburkan kegiatan di sekolah dan menggantinya dengan belajar jarak jauh di...

» Kapolres Bateng : Warga Wajib Gunakan Masker Lawan Wabah Covid-19

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Selasa, 21 April 2020. Kapolres Bangka Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo meminta kepada warga untuk selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah.

» Polres Bangka Kembali Tangkap 12 Kriminal Saat Wabah COVID-19

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Senin, 20 April 2020. Di tengah pandemi virus COVID-19 ini masyarakat harus lebih waspada pasalnya kejahatan semakin meningkat.

» Polres Basel Geruduk Lokalisasi Yang Buka Ditengah Wabah Covid 19

Polda Kep. Bangka Belitung. Bid Humas,- Jajaran Polres Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bergerak cepat  adanya informasi tempat lokalisasi yang masih buka ditengah upaya pemerintah mencegah penularan Virus Covid-19, Selasa (14/4/2020) malam, Polisi...

» 1000 Paket Nasi Kotak Dibagikan Kepada Masyarakat Ditengah Wabah COVID-19

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Rabu, 15 April 2020. Pukul 08.00 WIB. Wujud nyata sinergitas TNI-Polri kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bertempat di Masjid Jami Al-Ihsan, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Pangkalbalam,...

» Polda Babel Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Saat Wabah COVID-19

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Senin, 13 April 2020, Pkl 09.00 WIB. Bhakti Sosial membagikan Tali Asih dari Kapolda Kep. Babel bersama TNI. Tali asih ini diberikqan oleh petugas Kepolisian Dit Binmas bersama Bhabinsa ke...

» Polair Babar Perketat dan Pantau Pelabuhan 'Tikus' di Bangka Barat Terkait Wabah Covid 19

Polda Kep. Bangka Belitung. Bid Humas,- Kasat Polair Polres Bangka Barat AKP Candra Wijaya nyatakan personilnya akan perketat patroli laut untuk mencegah masuknya kapal yang membawa penumpang gelap ke Kabupaten Bangka Barat ditengah-tengah wabah...

» Kapolres Babar: Mari Saling Membantu dan Berbagi Ditegah Wabah Covid-19

Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Ditengah melandanya wabah covid -19 ini membuat sebagian warga was was untuk beraktifitas bahkan untuk mencari nafkah. Banyak diantara warga yang kurang beruntung dan memerlukan bantuan. Momen inilah yang seharusnya...