Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Strategis Pemerintah dalam Pencapaian MDGs 5

Polda - Bid Dokkes

POLDA KEP. BABEL, BIDDOKES - Seperti kita ketahui Indonesia termasuk dalam salah satu Negara Perserikatan Bangsa Bangsa
( PBB ).  Oleh sebab itu Indonesia berkewajiban meratifikasi salah satu kesepakatan diantara bangsa – bangsa dalam pembangunan dunia yakni MDGs  (Millennium Development Goals). Ada 8 tujuan pembangunan yakni :

  • Memberantas kemiskinan
  • Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua,
  • Mendorong kesetaraan gender & pemberdayaan perempuan,
  • Menurunkan angka kematian anak
  • Meningkatkan kesehatan ibu hamil
  • Memerangi penyakit HIV/Aids/ Malaria/ TBC
  • Memastikan kelestarian lingkungan
  • Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan

Tujuan umumnya adalah meningkatkan kualitas ekonomi dan sosial masyarakat miskin. Tiap Obyektif memiliki sejumlah target dan indikator pencapaian masing – masing agar dapat terukur pencapaiannya pada tahun 2015, dan  dalam kuliah umum ini nara sumber menerangkan tujuan poin ke V, yakni meningkatkan kesehatan ibu hamil, yang mana kita ketahui bersama  indikator  utama penilaian kesehatan suatu bangsa adalah jumlah angka kematian  ibu   ( AKI ), Dalam kenyataannya AKI tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor proses kehamilan dan melahirkan, oleh karena  sarana dan prasarana yang belum dapat dipenuhi Pemerintah ataupun oleh berbagai hal yakni  belum terlaksananya 7 tujuan pembangunan yang lain. Salah satu contoh bila tujuan ke III kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan tidak dilaksanakan maka yang akan terjadi adalah hilangnya 1 generasi di Indonesia ini. Hal diatas dapat terjadi bila jumlah penduduk Indonesia banyak namun tidak berkualitas, maka akan menjadi beban pembangunan, bukan menjadi modal pembangunan .Menurut Lembaga Demografi FEUI  saat ini Negara kita rangking 178 /  ke 4 IPM terendah dari182 Negara.

Angka kematian Ibu antara lain  disebabkan oleh :

  • Perdarahan
  • Eklamsi
  • Infeksi
  • Kompl masa puerpureum
  • Partus (proses bersalin ) lama atau macet
  • Penyebab di luar Jangkauan kesehatan infrastruktur.
  • Kurang berhasilnya  program  Keluarga Berencana.
  • Pertolongan persalinan tidak oleh petugas kesehatan terlatih
  • Aborsi yang tidak aman.
  • Penyebab tidak langsung: Penyakit anemia, cacingan dan kurang gizi.

Untuk menjamin terpenuhinya hak hidup sehat bagi seluruh penduduk termasuk penduduk miskin dan tidak mampu Pemerintah bertanggungjawab atas ketersediaan sumber daya di bidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Sedangkan untuk tenaga Kesehatan diharapkan agar melaksanakan Prinsip Praktik Kedokteran Yang Baik dalam sebuah kesisteman (health care system ) yaitu : Kendali Mutu, Kendali Biaya, Berkeadilan (Equity), Merata (Equality), Terjangkau (Affordable), Terstrukur (Structured), Aman (Safe).

nila1_copy

Pernyataan Menkes dalam Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan :  AKI dan AKA (angka Kematian Anak ) merupakan tantangan yang lebih sulit dicapai dibandingkan dengan target MDGs lainnya.  Sehingga sikap kita , diperlukan upaya terobosan serta peningkatan kerjasama lintas sektor untuk mengejar meningkatnya AKI dan AKA dalam mencapai target MDGs yakni peningkatan akses masyarakat terhadap persalinan yang sehat dan memberikan kemudahan pembiayaan kepada seluruh bumil /  ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan.

Hal – hal yang dianggap sepele oleh masyarakat antara lain  Faktor risiko keterlambatan : terlambat dalam pemeriksaan kehamilan, terlambat dalam memperoleh pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, terlambat sampai di fasilitas kesehatan dalam keadaan emergensi.  Upaya pencegahannya melakukan persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan Intervensi kunci yang mempengaruhi AKI mencakup pelayanan pasca melahirkan yang adekuat, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, perawatan yang memadai untuk kehamilan,  risiko tinggi, program keluarga berencana untuk menghindari kehamilan dini, Mengurangi tingkat aborsi tidak aman dan perawatan pasca aborsi yang aman, serta program-program perubahan perilaku, meningkatkan kesadaran di kalangan perempuan usia subur.

nila2

Sedangkan Kendala mengakses tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan adalah BIAYA , TEROBOSAN: KEBIJAKAN JAMINAN PERSALINAN ( Jampersal ) yang diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan anak.. Jaminan Persalinan Bumil meliputi:
• Dapat mengakses pemeriksaan persalinan
• Pertolongan persalinan
• Pemeriksaan nifas / Masa pasca melahirkan
• Pelayanan KB Pasca Persalinan olehtenaga kesehatan di fasilitas kesehatan
• Pelayanan Bayi Baru Lahir.
Proyeksi Estimasi Sasaran Ibu Hamil di Indonesia jumlah  Penduduk 237.556.363, Saat ini jumlah Bumil diperkirakan 2.520.789.  Kebijakan dan Strategis Peningkatan untuk penduduk sebanyak itu adalah akses layanan Keluarga Berencana melalui pengembangan jaringan pelayanan kesehatan reproduksi terpadu termasuk pelayanan kesehatan reproduksi remaja dan pelayanan KB berkualitas dengan perhatian khusus pada daerah miskin dan tertinggal.sedangkan sasaran untuk Bumil Kebijakan dan Strategis Peningkatan pelayanan Outreach Berbasis Fasilitas dengan meningkatkan kualitas dan jumlah puskesmas, PONED, PONEK , rumah sakit sayang ibu dan bayi , serta revitalisasi, posyandu.

nila3

nila4

Tantangan yang timbul adalah  terbatasnya akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama bagi penduduk miskin di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan kepulauan. Terbatasnya ketersediaan tenaga kesehatan baik dari segi jumlah, kualitas dan persebarannya, terutama bidan., Masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan ibu., Masih rendahnya status gizi dan kesehatan ibu hamil, Masih rendahnya angka pemakaian kontrasepsi dan tingginya unmet need masih menjadi tantangan utama, Pengukuran AKI masih belum tepat, karena system pencatatan penyebab kematian ibu masih belum adekuat.

nila5

Menurut nara sumber dalam penelitian AFP (Advance Family Planing) yang dilakukan dr.  Rahmat Sartika KONSEKUENSI PERTUMBUHAN Dengan pertumbuhan penduduk sebesar 2,4 %, terdapat banyak konsekuensi yang harus diemban Pemerintah Daerah Sebagai ilustrasi, konsekuensi itu di antaranya adalah: Aspek pembiayaan kesehatan anak Biaya kesehatan per anak hingga usia 5 tahun adalah Rp. 600.000. Ini berarti pemerintah daerah harus mengeluarkan biaya kesehatan anak selama lima tahun sebesar Rp. 86.400.000.000,-  (hasil perhitungan: 28.800 anak x 5 tahun x Rp. 600.000,-).

nila6

Demikian hasil rangkuman kuliah umum yang disampaikan Prof .dr. Nila Moeloek dalam Pekan Ilmiah tahunan Persatuan Obstetri dan Ginekologi tanggal 5 juli 2011 di Jakarta yang dapat penulis inti sarikan , semoga rencana pembangunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dapat terwujud guna menyejahterakan Rakyat di seluruh wilayah Negeri ini


Foto Biddokes
Artikel Terkait :

» Polda Babel Gagalkan Penyelundupan 2.508 ton Timah Balok

Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Direktorat Reserse Kriminal Kusus Polda Kep. Babel menetapkan Lz sebagai pemilik penyelundupan 207 balok timah dengan berat mencapai seberat 2,508 ton sebagai tersangka. Timah yang akan di selundupkan oleh tersangka...

» Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat dalam rangka hari juang Kartika 2018

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- Bangka Tengah - Polsek Koba bersama dengan Koramil 413-04 Koba serta Pemdes Desa Guntung Kec. Koba Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan kegiatan gotong royong / karya Bakti di masjid desa Guntung. Kapolsek...

» Akbp Maladi "Kehadiran Pama Baru Diharapkan Dapat Memberikan Totalitas Dalam Melayani Masyarakat"

Polda kep. Bangka Belitung, Bid Humas - Pangkalpinang, Kapolda Kep. Bangka Belitung memutasi Pama Polda Kep. Bangka Belitung dari satuan kerja lama ke satuan kerja baru, hal ini tertuang dalam surat telegram Kapolda Kep. Bangka Belitung...

» Polisi Bongkar Peredaran 50 Kg Sabu dan 43 Ribu Butir Pil Ekstasi Asal Malaysia

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat - Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan pil ekstasi jaringan internasional asal Malaysia yang hendak dikirim ke Indonesia.Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga...

» Kapolsek Badau : Selalu Berhati-hati dan waspada dalam menjalankan Tugas

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- Polsek Badau Polres Belitung Polda Kep. Bangka Belitung, Saat akan melaksanakan tugas penjagaan juga di awali dengan apel serah terima tugas dan tanggung jawab, hal ini seperti yang dilakukan oleh personel...

» Kapolri Hadir Dalam Konferensi Kepolisian Internasional di Singapura

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D  menghadiri Police Specialist Conference yang digelar oleh Singapore Police Force (SPF) di Hotel Amara Tanjong...

» 5 Rempah Ini Ampuh untuk Menjaga Kesehatan

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Selamat Siang Mitra Humas, rempah kerap digunakan sebagai pengawet atau penyedap masakan. Meskipun tujuannya mirip, rempah-rempah biasanya biasanya berbeda dari tanaman obat dan  sayuran...

» Kapolres Pangkalpinang : Wujudkan Polri Yang Berprestasi dan Inovatif Dalam Pengamanan Pemilu 2019

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Anton Sujarwo Polres Pangkalpinang, Senin (26/11). Kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Aula Anton Sujarwo dibuka langsung oleh Kapolres Pangkalpinang AKBP...

» 5 Paket Sabu diamankan Polres Bangka Barat dari SS

Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas.- Sat Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Bangka Barat Ruben Isaak, S.H dan Anggota Penyidik  Sat Narkoba Polres Bangka Barat berhasil mengamankan SS AIs SAYEL yang memiliki lima paket yang...

» SS Pemilik 5 Paket Kecil Diamankan Tim Polres Bangka Barat

Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Senin, 26 November 2018 Sat Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Bangka Barat Ruben Isaak, S.H dan Anggota Penyidik  Sat Narkoba Polres Bangka Barat

Kapolda


Drs. SYAIFUL ZACHRI, M.M.
Brigadir Jenderal Polisi

Pendapat Anda

Menurut Anda Berita Kami

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini229
mod_vvisit_counterKemarin513
mod_vvisit_counterMinggu ini742
mod_vvisit_counterMinggu lalu4747
mod_vvisit_counterBulan ini11881
mod_vvisit_counterBulan lalu22736
mod_vvisit_counterTotal4774242

Online (20 menit yg lalu): 9
IP Anda: 54.227.186.112
,
Sekarang : 2018-12-17 10:01
Kami memiliki 31 tamu online
Website

Polda Babel

thanksyou

Terimakasih kepada semua pihak atas kritik dan saran yang membangun website ini, tetap berikan dukungan agar website semakin memberikan informasi cepat dan tepat