Pemusnahan Barang Bukti Miras Polda Kep. Bangka Belitung

Polda - Bid Humas

b7436158-e387-4651-8e9f-5aa5e936dd96Polda Kep. Bangka Belitung, Bid Humas, - Polda Kep. Bangka Belitung Gelar pemusnahan barang bukti Minuman keras, Kegiatan pemusnahan Barng bukti ini di pimpin oleh Kapolda Kep. Babel Brigjen Pol Drs. Syaiful Zachri M,M yang di dampingi Wakapolda Kep. Babel Kombes Pol Tantan Sulistyana serta para pejabat utama Polda Lainnya, Hadir dalam acara pemusnahan Barang Bukti Miras yaitu Wakil Gubenur, Kepala BNN Prov Kep. Babel Dan Anggota Forkompinda lainnya dan hadir juga tokoh adat Prov Kep. Babel, Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan di halaman Direktorat tahanan dan Barang Bukti Polda Kep. Babel, Rabu, (16/5/2018).

Jumlah Barang Bukti minuman keras yang dimusnakan hasil dari 28 Pengungkapan kasus Pada tahu 2018 yang terhitung mulai dari bulan Januari sampai Mei 2018  yang di lakukan oleh Polda dan Polres Jajaran, Jumlah tersangka dari Pengungkapan Kasus Tersebut ada 32 tersangka yang terdiri dari 28 laki-laki dan 4 perempuan, Barang Bukti pemusnahan miras yang di lakukakan halaman Direktorat tahanan dan Barang Bukti Polda Kep. Babel ini dari hasil pengungkapan kasus yang di lakukan di pulau bangka, sedangkan untuk pulau belitung Pemusnahan di lakukan di Polres Belitung, jumlah barang yang di musnahkan Di pulau Bangka terdiri dari 3,5 Drum, 67 Jerigen, 574 Botol, 904 Kaleng, 180 Bungkus Plastik, 10 ember bahan baku, 19 Ember Dan 1 Guci.

Kabagbinopsnal Dit Res narkoba AKBP Drs  A. Maladi Menyampaikan penyalahgunaan miras saat ini menjadi masalah serius bahkan di beberapa daerah sudah ada menjadi korban minuman miras Oplosan yang dilakukan oleh kalangan muda yang selalu ingin tahu akan hal-hal baru yang akhirnya menjadi kecanduan minuman keras. 

Kasus penyalahgunaan miras Sampai dengan saat ini cukup memprihatinkan meskipun kepolisian telah melakukan razia secara rutin pada tempat-tempat tertentu, dampak penyalahgunaan miras udah menjurus kepada kemerosotan kualitas sumber daya manusia terutama generasi muda.

Penyalahgunaan miras berkaitan erat dengan penyakit masyarakat oleh karena itu guna mengantisipasi mengurangi dan menekan terjadinya penyalahgunaan minuman keras di wilayah hukum Polda kep Bangka Belitung Polda dan jajaran melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, dengan Dasar 1. undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, 2. Perkap Nomor 9 Tahun 2011 tentang manajemen operasi kepolisian, 3. UU narkotika Nomor 35 Tahun  2009,

Mksud dan tujuan sebagaimana maksud aparat penegak hukum Polri berkomitmen berkewajiban memberikan penyuluhan pembinaan dan penindakan akan bahaya miras kepada masyarakat agar masyarakat sadar bahwa miras tersebut lebih banyak bahayanya ketimbang manfaatnya.