Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Kapolri Pastikan Tidak Ada Penggunaan Peluru Tajam Pada Pengamanan Unjuk Rasa di Kantor KPU RI

Polda - Bid Humas

kapolri titoPolda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Kapolri Jendral Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian, MA, PhD, memastikan jika seluruh anggota Polri yang bertugas tidak menggunakan Peluru tajam. Polisi yang berjaga depan kantor Bawaslu memang terlihat hanya menggunakan tameng dan tongkat.

Temuan peluru tajam yang beredar di media sosial terkait pembubaran massa demonstran di depan Kantor Bawaslu, Selasa, 21 Mei 2019 malam, bukan berasal dari Polri dan TNI. Maraknya video yang beredar di media sosial seolah polisi menggunakan peluru tajam dan menembaki massa yang berdemonstrasi di depan Kantor Bawaslu.
"Kami tidak menggunakan Peluru Tajam saat mengamankan kantor Bawaslu," jelas Kapolri, Kami pastikan jika ada korban yang terkena Peluru Tajam, itu bukan dari Polri” Tegas Kapolri.
Untuk itu, Polri akan menyelidiki dan melakukan investigasi pada kejadian tersebut. Sebelumnya diberitakan ada pendemo yang meninggal dunia setelah diterjangkan peluru tajam. Korban meninggal disebutkan mencapai lebih dari lima orang. Masyarakat diharap tidak terpengaruh dan tidak dapat mudah menerima pendapat yang tidak rasional. Dari hasil investigasi tersebut sudah mengtahui sekenario dan akan menindak tegas aksi tersebut. Masyarakat diharap bisa mendapat informasi yang akurat dan sebenar benarnya dan tidak terpengaruh sehingga tidak mudah di adu domba.
Polri bersama TNI melakukan tugas negara untuk melakukan pengamanan fisik dengan SOP yang ada. Sebelumnya Polri sudah menagkap sejumlah enam orang berikut senjata api yang dilengkapi peredam dan menurut pengakuan dari mereka akan di gunaan di tanggal 22.
Polri akan terus mendalami korban yang tertembak dan pelaku kerusuhan apakah yang di buat oleh aparat atau pihak ke 3 yang sengaja di buat untuk menimbulkan amarah publik. Masyarakat diharap tidak terpancing dengan situasi yang ada dan agar tetap tenang karna Polri akan terus menetralisir keadaan yang ada.(DD)


Layanan Kiriman Berita

Tidak ingin ketinggalan informasi Polda Babel ?
thumbsup
Setiap ada artikel baru, otomatis dikirimkan ke email Anda. Daftarkan email anda sekarang, lalu aktifkan melalui email Anda, GRATIS

Delivered by FeedBurner

Pencarian