Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Sempat Viral Polisi Ini Malah Berhasil Ungkap Sindikat Jual Beli Motor Bodong Via Online

Polda - Bid Humas

2196147458-678x381Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan masyarakat,- Sempat ramai soal Yamaha RX-King yang ditendang polisi, ternyata kasusnya berbuntut panjang. Sebab dari kejadian itu, polisi ternyata mengetahui kalau Yamaha RX-Kingtersebut adalah barang bukti sindikat jual beli motor bodong via online.

Sebelumnya, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mengungkapkan kejadian Yamaha RX-King yang ditendang itu terjadi di pertigaan Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Jumat, 30 Agustus 2019.
Pada saat itu, Brigadir NW dan Brigadir MDH sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas sekaligus Operasi Patuh Kalimaya 2019 sedang memberhentikan seorang pengendara Honda BeAT.
Pada saat itu, Sabilul menuturkan, melintas pengendara sepeda motor RX King yang tidak menggunakan helm, Brigadir NW kemudian memberhentikan dan memeriksa pengendara RX King itu yang dikemudikan AP (20) yang ternyata tidak punya SIM dan STNK.
Menurutnya, Brigadir NW yang masih memproses pengendara RX King kemudian mendengar perdebatan antara Brigadir MDH dengan pengendara Honda Beat yang masih bersikukuh menolak ditilang. Brigadir NW kemudian mencoba menengahi perdebatan itu.
Kemudian, kata Sabilul, saat Brigadir NW menengahi perbebatan antara Brigadir MDH dengan pengendara Honda Beat, tiba-tiba AP memacu motor RX King yang ditungganginya dan berusaha melarikan diri.
“Maka, secara refleks Brigadir NW menendang motor RX King itu,” singkatnya.
Pasalnya, RX King yang dikendarai AP diduga kuat merupakan hasil kejahatan.
Sebab, kata dia, AP yang mengendarai motor itu tidak bisa menunjukkan surat-surat resmi. Ditambah, pengakuan AP yang membeli motor itu secara online. Kemudian penyelidikan pun dilanjutkan oleh kepolisian.
Unit Ranmor Satreskrim Polres Kota Tangerang mulai menyelidiki sindikat jual-beli kendaraan hasil kejahatan yang dilakukan dengan sistem online.
“Kami lakukan pendalaman dan dipastikan motor RX King itu bodong diduga kuat hasil kejahatan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif. terhadap AP saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam.
Pemeriksaan itu untuk menelusuri jaringan AP membeli motor itu. AP, berpotensi menjadi tersangka penadah barang hasil curian.
Sudah dibentuk tim khusus yang akan menelusuri kasus itu. Dia menambahkan, tim akan bergerak membongkar sindikat dengan menggunakan jaringan para pelaku yang sudah ditangkap minggu ini dan barang bukti motor yang disita, dan juga akan mengembangkan dari jaringan media sosial dan informasi IT lainnya.
Kapolresta Tangerang meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait hal itu untuk menyampaikan kepada petugas. Hal itu, kata dia, agar upaya mengungkap sindikat dapat berjalan dengan baik.
Kapolresta Tangerang mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat akan membeli kendaraan roda empat atau roda dua. Menurutnya, masyarakat harus memastikan kendaraan yang dijual dalam kondisi prima dan dilengkapi surat-surat resmi. Surat resmi itu pun, lanjut dia, harus dipastikan keasliannya, serta harganya pun harus wajar.
‘Kalau sangat murah walaupun dilengkap surat bisa saja suratnya adalah palsu, kalau ragu bisa di cek ke samsat terdekat, apalagi jelas kendaraan tersebut tidak dilengkapi surat-surat resmi,sudah pasti itu pidana” tukasnya.(DD)


 

Layanan Kiriman Berita

Tidak ingin ketinggalan informasi Polda Babel ?
thumbsup
Setiap ada artikel baru, otomatis dikirimkan ke email Anda. Daftarkan email anda sekarang, lalu aktifkan melalui email Anda, GRATIS

Delivered by FeedBurner

Pencarian