Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Polri Tangkap Sindikat Narkoba dari Malaysia via Sampan

Polda - Bid Humas

073380100 1575882861-20191209 095811Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan narkoba yang mengirim narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Jakarta. Empat tersangka dengan inisial RY, AL, ZL, dan BM ditangkap di Labuhan Batu, Sumatera Utara.


Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Halomoan Siregar mengaku pihaknya telah empat bulan memantau gerak-gerik jaringan ini. Awalnya di Pelabuhan Sarang Elang, Sumatera Utara.

"Kami menangkap RY, dia berperan sebagai penerima sabu dari laut atau disebut sebagai pengendali," tambah Kombes krisno Bareskrim Porli, Senin (9/12/2019).

Kepada polisi, RY mengaku menunggu kiriman sabu dari Malayasia di sana. RY membayar tiga pelaku lainya untuk mengambil narkoba di tengah laut dekat Pulau Ketam Malaysia, menggunakan sampan.

"Kapal motor tadi titik koordinatnya dengan modus ship to ship ada kapal dari Malaysia dan dijemput di tengah laut," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, uniknya para pelaku mengambil sabu ke perairan Malaysia menggunakan sampan. "Dengan gagah berani bertemu dengan DPO ditengah laut menggunakan sampan," ujar dia.

Brigjen Argo menyebut, para pelaku berkomunikasi dengan bandar yang berada di Malaysia dengan kode lampu senter.

"Setelah mendapatkan sandi bahwa itu betul dengan pertemuan itu, terjadi ship to ship, barang bukti di bawah narkoba jenis sabu ada di tas," ucap dia.

Selain itu brigjen Argo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan sabu seberat 37 kilogram yang di tempatkan didalam tas, satu kardus, dan karung.

"Ada juga 150 butir Yaba (jenis narkoba baru) . Ini adalah obat yang kandungannya mint, dan 40 persen kandungannya pil. Ini sering dikonsumsi di Indo-China," sambung dia.

Narkoba Yaba sendiri merupakan salah satu jenis narkotika baru mengandung metamfetamin dengan bentuk pil yang lebih kecil. Efek yang ditimbulkannya berupa ketergantungan tingkat tinggi dan efek bahaya yang bereaksi lebih cepat di dalam tubuh.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. Pidana denda minimal satu miliyar dan maskimal sepuluh miliar rupiah.



sumber liputan6.com

Layanan Kiriman Berita

Tidak ingin ketinggalan informasi Polda Babel ?
thumbsup
Setiap ada artikel baru, otomatis dikirimkan ke email Anda. Daftarkan email anda sekarang, lalu aktifkan melalui email Anda, GRATIS

Delivered by FeedBurner

Pencarian