Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Bareskrim Polri Periksa Saksi 14 ABK WNI Korban Eksploitasi di Kapal China

Polda - Bid Humas

periksaabkPolda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap 14 WNI yang bekerja sebagai ABK di Kapal Long Xing 629. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam dugaan menjadi korban eksploitasi.

“Satgas TPPO Bareskrim Polri sedang melaksanakan pemeriksaan saksi 14 crew ABK kapal Long Xing 629 yang larung 3 jenazah WNI dan dugaan perlakuan eksploitasi TPPO terhadap crew kapal,” jelas Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono, Minggu, 10 Mei 2020.

Kadiv Humas Polri mengatakan, pemeriksaan berlangsung di RTPC Bambu Apus, Jakarta Timur. Pada saat pemeriksaan, petugas dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap sesuai dengan protokol COVID-19. Pelaksanaan pemeriksaan di RTPC Bambu Apus dengan perlengkapan APD dan memperhatikan Protokol COVID-19.

Seperti diketahui, kapal penangkap ikan dari China, Long Xing 629, disorot karena membuang jenazah tiga ABK WNI. Kapal tersebut diduga melakukan eksploitasi terhadap para pekerjanya. Ada 15 ABK WNI lain yang berhasil selamat dengan mencapai Busan, Korsel. Namun salah satu dari mereka meninggal.

Sebanyak 14 WNI ABK Long Xing 626 pun telah dipulangkan ke Tanah Air pada Jumat, 08 Mei 2020 dari Korea Selatan. Menlu Retno LP Marsudi juga telah melakukan pertemuan dengan para ABK yang selamat untuk meminta informasi. “Beberapa informasi awal yang kita peroleh antara lain pertama, terdapat permasalahan gaji sebagian dari mereka belum menerima gaji sama sekali, sebagian lainnya menerima gaji namun tidak sesuai dengan angka yang disebutkan di dalam kontrak yang mereka tanda tangani,” jelas Menlu Retno LP Marsudi dalam konferensi pers virtual, Minggu, 10 Mei 2020.

Selain masalah gaji, para ABK tersebut juga mengaku terpaksa bekerja dengan jam kerja yang tak manusiawi. Retno mengatakan, rata-rata mereka bekerja selama 18 jam setiap harinya. “Mengenai jam kerja yang tidak manusiawi, rata-rata, kata mereka, mengalami kerja lebih dari 18 jam perhari,” jelasnya.


Kapolda


Drs. ANANG SYARIF, H.
Brigadir Jenderal Polisi

Pendapat Anda

Menurut Anda Berita Kami

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini211
mod_vvisit_counterKemarin734
mod_vvisit_counterMinggu ini3738
mod_vvisit_counterMinggu lalu4602
mod_vvisit_counterBulan ini6370
mod_vvisit_counterBulan lalu18379
mod_vvisit_counterTotal5201611

Online (20 menit yg lalu): 10
IP Anda: 18.207.240.230
,
Sekarang : 2020-07-10 07:53
Kami memiliki 79 tamu online
Website

Polda Babel

thanksyou

Terimakasih kepada semua pihak atas kritik dan saran yang membangun website ini, tetap berikan dukungan agar website semakin memberikan informasi cepat dan tepat