Antisipasi Giat Premanisme, Dit Sabhara Sambangi Pusat Perbelanjaan Giant

Polda - Dit Sabhara

fbghghgfPolda Kep. Bangka Belitung - Dit Sabhara, Dalam hal menindak lanjuti perintah lisan bapak Wakapolda untuk mencegah aksi kejahatan dilingkungan pemukiman warga serta untuk menjaga lingkungan pemukiman dalam keadaan kondusif, Dit Sabhara Polda Kep. Bangka Belitung membentuk tim untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan kepolisian yang ditngkatkan, seperti patroli, razia giat premanisme, serta sambangi tempat-tempat yang dinilai rawan akan adanya tindak kriminalitas.


Pada Hari Rabu, 21 Juni 017, pada pukul 11.00 - 15.00 Wib, Tim yang dibentuk Dit Sabhara ini diberi nama tim K2YD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan), yang beranggotakan 37 personel Dit Sabhara Polda Kep. Babel di bawah pimpinan Kasubdit Dalmas AKBP Stevanus Saparsono, S.Ik melaksanakan giat patroli dengan sasaran giat premanisme, kriminalitas sepeti pencopetan, gendam, penodongan, dan penertiban lingkungan masyarakat seperti razia miras dan perjudian di seputaran kota Pangkalpinang.


Direktur Sabhara Polda Kep. Bangka Belitung KBP Bermen J.P. Sianturi, SIK menambahkan, "Dengan adanya kegiatan Patroli K2YD seperti ini, diharap masyarakat dapat merasakan keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing".


Kali ini Tim Patroli K2YD Dit Sabhara menyambangi pusat perbelanjaan Giant mengingat mulai jam 13.30 Wib suasana di Pusat Perbelanjaan Giant ini sudah sangat ramai dipadati pengunjung.


Mendapati hal tersebut, Dit Sabhara melakukan giat sambang serta patroli dialogis ke seputaran pusat perbelanjaan Giant serta penertiban lingkungan masyarakat guna mencegah timbulnya giat premanisme berupa pencopetan, penjambretan, pencurian, dll.


Dari setiap giat sambang anggota Tim K2YD Dit Sabhara ke Pusat Perbelanjaan Giant, didapat informasi bahwa belum ada kegiatan yang mencurigakan yang bisa menimbulkan bahaya di seputaran pusat perbelanjaan tersebut, transaksi jual beli pun masih tergolong lancar dan tertib.


Kegiatan Patroli K2YD ini dilaksanakan juga sebagai wujud kesiap siagaan anggota Polri untuk mencegah terjadinya suatu tindakan kriminal, sehingga masyarakat merasa aman,  terlindungi, serta terayomi dengan adanya Personil Kepolisian ditengah-tengah masyarakat setiap saat.(AUD)