Tahap 4 : Pembulatan dari Segala Tahap

Polda - Dit Sabhara

IMG 5452Polda Kep. Bangka Belitung - Dit Sabhara, Hari keempat tanggal 9 November 2017 di Mako Dit Sabhara Polda Kep. Bangka Belitung, masih dalam kegiatan yang sama yakni Pelatihan Peningkatan Kemampuan Dalmas dan Raimas di Mako Dit Sabhara Polda Kep. Babel.


Di hari keempat ini, dimana sebelumnya AKBP Steyvanus Saparsono, S.Ik selaku Katim Instruktur Direktorat Sabhara Polda Kep. Bangka Belitung memberikan penyempurnaan pada tata cara dalam penangkapan tersangka menggunakan Pleton Khusus Dalmas Taktis, kali ini semua materi pembelajaran saat Pelatihan akan dituangkan dalam suatu Simulasi Unjuk Rasa pada saat Pemilukada.


Dibantu para Instruktur Dalmas yang lain, salah satunya Bripda Khairul Hamro beserta Pasukan Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Ton Raimas, Ton Dalmas Taktis, K9, serta alat-alat khusus lain yang dimiliki oleh Dit Sabahra,  Katim Instruktur menuangkan segala materi yang telah dipelajari oleh para peserta Pelatihan ke dalam Simulasi Unjuk Rasa pada saat Pemilukada.


Mengacu pada Perkap no. 1 Tahun 2009 tentang Tindakan Penggunaan Kekuatan Kepolisian, Perkap No. 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa, Perkabaharkam Polri no. 1 tahun 2012 tentang Pleton Pengurai Massa, dan Renkon “Aman Nusa I-2017” Nomor : R/RENKON/01/II/2017 tentang Menghadapi Kontijensi Konflik Sosial, para peserta diharapkan mampu untuk menguasai seluruh materi yang telah diberikan pada saat Pelatihan Peningkatan Kemampuan Dalmas dan Raimas dan menuangkannya pada tahap Pembulatan dalam Simulasi Unjuk Rasa tersebut.IMG 5501


Simulasi tersebut bercerita tentang tidak setujunya warga terhadap keputusan pemilu dan meminta pemilukada diulang kembali dengan ancaman apabila tidak diulang kantor KPU dan Bawaslu akan di obrak-abrik bahkan fasilitas umum di sekitarnya akan dirusak. Diawali dengan giat Dalmas Awal saat Eskalasi massa masih hijau, kemudian dilapis ganti ke Dalmas Lanjut kemudian dibantu dengan Rantis AWC dan Ton Raimas serta tahap akhir diikut sertakan Unit K9 untuk Sterilisasi keadaan sekitar dikhawatirkan adanya handak yang sengaja disebar oleh para pengunjuk rasa.


“Semua materi telah diberikan kepada para peserta melalui beberapa tahap, mulai dari tahap 1 tentang Keseragaman pada gerakan dasar, Tahap 2 tentang penyempurnaan gerakan dalmas dan raimas, Tahap 3 tentang kesesuaian SOP dalam bertindak, dan ini tahap terakhir dari segala tahap, diharap para peserta mampu dengan maksimal melaksanakan apa yang telah disimulasikan.” Jelas Katim Instruktur kepada para peserta pelatihan.


Kegiatan simulasi ini ditinjau langsung oleh Direktur, Wadir, Kabag Bin Ops Dit Sabhara Polda Kep. Bangka Belitung, serta para PJU diantaranya Kabid Propam dan Wadir Polair Polda Kep. Bangka Belitung.(AUD)