Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Latarbelakang Profesor Terorisme, Tito Dinilai Mampu Tangani Radikalisme di Lingkungan ASN

Polda - Bid Humas

WhatsApp-Image-2019-10-23-at-11.20.48-678x381Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Paham radikalisme sudah menjalar kesetiap lini negara tak terkecuali lingkungan pemerintahan baik ASN, pegawai BUMN, bahkan TNI-Polri pun sudah ada yang terpapar radikalisme.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan 2014-2019 Ryamizard Ryacuddu menyampaikan 19,4 persen ASN tidak setuju dengan ideologi Pancasila, bahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pernah mengatakan benih radikalisme di kalangan ASN masih ditemukan di lingkungan Jawa Tengah, mereka secara terang-terangan menyebarkan paham anti Pancasila dan ekstrimis melalui ujaran-ujaran dan gambar di media sosial.
Pemerintahan Jokowi di periode kedua ini harus serius dan tidak boleh menutup mata, karena apa? Apabila tidak ditangani mulai hulu sampai hilir, maka Indonesia akan masuk ke jurang perpecahan. Presiden Jokowi dinilai tepat menunjuk Tito Karnavian yang merupakan profesor di bidang terorisme untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Indonesia Maju.
Tidak perlu diragukan lagi bagaimana sepak terjang Tito di dunia terorisme, tidak hanya di Indonesia, dunia internasionalpun mengakuinya. Secara praktik, Tito dengan Densus 88 berhasil mengungkap dan membongkar jaringan terorisme yang kerap merongrong Indonesia, sebut saja Jaringan Dr Azhari dan Noordin M Top, jaringan Santoso di Poso, JAD dan masih banyak lagi. Tito pun melengkapi kecermelangan di dunia terorisme di jalur akademis, Tito merupkan sorang professor di bidang terorisme yang sangat menguasi teori tentang insurgensi dan terorisme dan ahli strategi dalam menanganinya. Dibawah Tito, penanganan terorisme oleh Polri sudah sangat maju.
Menjadi Mendagri, bukan semakin ringan tugas Tito, terutama menangani permasalahan radikalisme di pemerintahan pusat dan daerah, namun dengan keseimbangan antara teori dan praktik yang dimiliki Tito, Indonesia memiliki harapan Radikalisme di kalangan ASN dapat digerus sampai dengan akar-akarnya, ditambah Tito merupakan komunikator yang handal sehingga bisa dengan mudah bersinergi dengan seluruh stake holder yang ada


 

Kapolda


Drs. ISTIONO, M.H.
Brigadir Jenderal Polisi

Pendapat Anda

Menurut Anda Berita Kami

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini521
mod_vvisit_counterKemarin632
mod_vvisit_counterMinggu ini2364
mod_vvisit_counterMinggu lalu8351
mod_vvisit_counterBulan ini40548
mod_vvisit_counterBulan lalu35644
mod_vvisit_counterTotal5026170

Online (20 menit yg lalu): 13
IP Anda: 18.208.186.19
,
Sekarang : 2019-11-13 21:43
Kami memiliki 132 tamu online
Website

Polda Babel

thanksyou

Terimakasih kepada semua pihak atas kritik dan saran yang membangun website ini, tetap berikan dukungan agar website semakin memberikan informasi cepat dan tepat